Sabtu, 1 November 2014 
 » Majalah Kontak     Sosial
 » Agenda Kegiatan
 » Berita Terkini
 » Gallery Foto
 » Produk Unggulan
 » Bursa Kesos
 » Data PMKS
 » Data PSKS
 » Data UPT
 » Data Panti
 » Data SLT Gakin
 

Isi Buku Tamu



Home   Tentang Kami Kontak Layanan Kemitraan Organisasi UPT Profil
Untitled Document

TEST

 
Bersinergi Untuk Peduli (Pemerintah dan Dunia Usaha) 
Dikirim: Tofan [ 30/1/2010 ]
 
Pola sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, sangat diharapkan bisa menjadi solusi dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial. Skema sinergi tersebut bertujuan untuk pemerataan bantuan sosial yang selama ini masih berjalan sesuai kebijakan masing-masing perusahaan, hal ini tentu menimbulkan masalah baru, sebab bisa saja satu kluster kemiskinan di sebuah kawasan malah surplus (kelebihan) bantuan.

Topik inilah yang dibahas dalam acara silaturahmi ” Membangun Sinergi Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Antara Pemerintah, BK3S, K3S Kota/Kabupaten dan Dunia Usaha” yang digelar di gedung BKKKS (badan koordinasi kegiatan kesejahteraan sosial) Jawa Timur.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Drs. FAHRUR ROZI SYATA,M.Si, dalam sambutannya mengatakan, selama ini tanggung jawab utama dalam mengatasi sosial berada di tangan Pemerintah melalui dinas Sosial. Namun, lanjut Rozi, pemerintah memiliki dana yang terbatas untuk bisa mengakomodir semua kebutuhan anggaran kesejahteraan sosial. ”Kami selalu berusaha maksimal namun dalam kenyataannya di sejumlah daerah masih belum bisa mengatasi masalah kesejahteraan sosial” ujarnya.

Faktanya, imbuh Fahrur, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur memiliki keterbatasan alokasi anggaran yang diperoleh dari APBN/APBD, untuk itu, atas nama pemerintah melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Fahrur berharap mendapatkan dukungan dari dunia usaha yang selama ini ikut membantu penanganan masalah sosial melalui program CSR (corporate social responsibility).

Fahrur Rozi juga menjelaskan, selama ini kerap terjadi overlapping pemberian bantuan ke sejumlah kantong kemiskinan di Jawa Timur karena tidak ada koordinasi dengan pihak swasta (perusahaan pemberi CSR), daerah yang sudah diberi bantuan oleh pemerintah, juga diberi bantuan oleh Swasta, hasilnya sudah bisa ditebak, kawasan ini menjadi surplus, sementara daerah lain menjadi minus karena belum diberi bantuan.

Idealnya, lanjut Rozi, bantuan yang diberikan oleh pemerintah dan dunia usaha bisa merata ke seluruh Jawa Timur. Hal ini bisa diwujudkan bila ada sinergi pemerintah dan dunia usaha untuk memetakan kawasan mana saja yang akan digarap.

”Jika kami (dinas sosial) sudah memberikan bantuan penyediaan air bersih, maka alangkah baiknya bila pihak swasta menyalurkan dana CSR-nya untuk penyediaan sarana Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) di daerah terpencil. Dengan demikian misi ”mulia” untuk membantu mengatasi masalah kemiskinan di Jawa Timur bisa terwujud dan tepat sasaran.

Sejumlah proyek strategis penanganan sosial menjadi tanggung jawab Pemerintah didukung oleh APBN maupun APBD. ”Atas nama Dinas Sosial, saya menyadari betul bahwa untuk bisa melibatkan Perusahaan melalui Corporate Social Resposibility dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bukan hal yang mudah, untuk itu, kita perlu duduk dalam satu meja dan membahas langkah strategis apa saja yang perlu dilakukan” tutur Fahrur Rozi.

Hadir dalam acara tersebut, seluruh kepala UPT (unit Pelaksana Teknis PANTI Sosial di Jawa Timur), Mitra Usaha Perusahaan Ternama seperti Telkomsel, Telkom, Indosat, PJB, PTPN dan lainnya.
Suasana terlihat gayeng, karena sejumlah perusahaan juga berencana untuk mendukung BKKKS dalam membantu program sosial yang digelar oleh lembaga tersebut. (tofan ardi)
Kembali Ke Index Berita

Arsip Berita
PSAB Sidoarjo lepas 15 Balita untuk diadopsi.
Mensos RI Resmikan Rumah PINTAR LMI
LOMBA PENULISAN JURNALIS DAN FOTO (UNTUK UMUM)
Ziarah Wisata Kepahlawanan di Nganjuk
Bersinergi Untuk Peduli (Pemerintah dan Dunia Usaha)
Penyuluhan 30 TKSK Pamekasan Sebagai FrontLiner Kesejahteraan Sosial
Membangkitkan Sikap Kesetiakawanan Sosial
Peran aktif Dinsos JATIM di ajang KSN Expo 2009
Penyaluran Bantuan untuk Warga Miskin dan Komunitas Adat Terpencil di Kab. PACITAN
Pemberdayaan KUBE Melalui Usaha Produktif
Sukses Menangani Anak Jalanan
Kadinsos Jatim serahkan bingkisan Lebaran bagi Lansia
Pemberian Bantuan Sosial Kepada Penderita Kusta di Nganget, Tuban.
Sosialisasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2009 Tentang Kesejahteraan Sosial
Pengawasan Program Pengentasan Kemiskinan
Transformasi Nilai Kepahlawanan Kepada Generasi Muda
Penyaluran Program Bantuan 3,3 Miliar untuk Penderita Cacat Seumur Hidup
Jamsos 1,9 Miliar untuk Lansia
Kerja Bhakti Sebagai Bagian Dari Pelestarian Nilai Kepahlawanan
Meneladani Semangat Kepahlawanan Sebagai Soko Guru Kesetiakawanan Sosial
 
[ Arsip Berita Lengkap ]

Copyright © 2002-2009 Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur
Designed by Media Jifisa Corp